Postingan

Menampilkan postingan dengan label iran

46. Dinasti Syafawi di Iran dan kaitannya dengan Palestina

*DINASTI SAFAWI (1501-1736)* *1. Latar Belakang Dinasti Safawi* Dinasti Safawi (1501–1736 M) adalah salah satu kekuatan besar di Timur Tengah dan dunia Islam setelah runtuhnya Kekhalifahan Abbasiyah. Safawi pada awalnya adalah sebuah tarekat Sufi Sunni yang kemudian berubah menjadi gerakan politik dan militer di bawah kepemimpinan Syah Ismail I. *2. Naiknya Syah Ismail I dan Konversi Mazhab* Pada tahun 1501, Syah Ismail I mendirikan Dinasti Safawi dan memproklamirkan Syiah Itsna Asyariyah (Syiah Dua Belas Imam) sebagai mazhab resmi negara di seluruh wilayah Persia (Iran sekarang). Tindakan ini dilakukan atas dasar: -->Mengukuhkan kekuasaan politik. -->Membentuk identitas nasional yang berbeda dari dua kekuatan besar saat itu: Utsmaniyah (Sunni) dan Mughal (Sunni-Hanafi). *3. Proses Pemaksaan Syiah* Syah Ismail memaksakan perubahan mazhab dengan keras, termasuk membunuh ulama Sunni, melarang praktik Sunni, dan menghapus teks-teks keagamaan Sunni. Ulama-ulama Syiah dari Lebanon, Ba...

45. Iran dan Israel sebelum era Revolusi

*IRAN ERA PAHLEVI DALAM KONTEKS KONFLIK PALESTINA–ISRAEL* *I. Latar Belakang Pemerintahan Pahlevi* Mohammad Reza Shah Pahlavi menjadi pemimpin Iran sejak tahun 1941 setelah penggulingan ayahnya, Reza Shah, oleh Inggris dan Uni Soviet dalam konteks Perang Dunia II. Sebagai penguasa dengan visi modernisasi dan pro-Barat, Shah menjalin hubungan strategis dengan Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya, termasuk Israel. Shah memandang stabilitas dan pembangunan internal Iran dapat dicapai dengan menjauhi ideologi revolusioner pan-Arabisme dan aliansi negara-negara Islam yang berhaluan anti-Barat. Dalam kerangka inilah, hubungan pragmatis Iran dengan Israel terbentuk, meskipun secara formal Iran tidak membuka kedutaan besar Israel di Teheran karena sensitivitas isu Palestina di dunia Muslim. *II. Bentuk Hubungan Iran dan Israel* 1. Pengakuan De Facto dan Hubungan Ekonomi Iran adalah negara Muslim pertama yang memberikan pengakuan de facto kepada Israel setelah deklarasi kemerdekaan I...

27. Perang Teluk 1990 : Detik-detik Saudi Balik Badan dari Hamas

PERANG TELUK (1990)  1. Latar Belakang Pada 2 Agustus 1990, Irak di bawah pimpinan Saddam Hussein menginvasi Kuwait. Saddam menuduh Kuwait mencuri minyak dari sumur-sumur Irak dan menolak menghapus utang perang Iran-Irak. Invasinya memicu kecaman internasional dan menyebabkan Dewan Keamanan PBB menjatuhkan sanksi serta mengeluarkan ultimatum bagi Irak untuk mundur. --- 2. Operasi dan Jalannya Perang A. Operasi Desert Shield -->Amerika Serikat dan koalisi internasional (termasuk Inggris, Prancis, Arab Saudi, dan negara-negara Arab lainnya) menempatkan pasukan di Arab Saudi untuk melindungi Kerajaan dari potensi invasi Irak. B. Operasi Desert Storm -->Pada 17 Januari 1991, koalisi memulai serangan udara besar-besaran terhadap posisi Irak. Serangan ini berlangsung selama 42 hari dan menghancurkan banyak infrastruktur militer Irak. Pada 24 Februari 1991, pasukan koalisi memulai serangan darat yang berlangsung hanya 100 jam. Irak dengan cepat kalah dan terpaksa menarik pasukan dar...

26. Kedekatan Iran dan Hamas : Sebuah Pertanyaan

Salah seorang anggota grup WA, ibu SK mempunyai pertanyaan menarik. Begini tanyanya Btw sampai skrg tuh saya masih banyak pertanyaan tentang Hamas  Kenapa pemimpin Iran dan Hamas masih hidup aja ya kan yg kita tau musuh nya yahudi Padahal bukan hal susah buat Yahudi buat menghilangkan mereka  Itu kenapa ya? Penasaran lo aku Maka Abu Zhehir pun menjawab sembari memberikan logikanya  >Sudah banyak petinggi Hamas yang gugur selama perang, puluhan bahkan >Dengan Iran, Israel gak bisa sembarangan, mesti berhati-hati. Karena nyerang Iran sembarangan bisa meningkatkan eskalasi geopolitik di kawasan, ujungnya bisa membuka perang skala besar, Rusia/Cina bisa masuk buat melindungi Iran >"Kalo ga suka Hizbullat atau faksi lain, tinggal dihabisi". Tidak semudah itu, karena perangnya ini bukan perang konvensional. Hizbullat & Hamas bukan negara, mereka organisasi militan, gaya perangnya gerilya. Israel sebagai negara, mesti bener-bener effort untuk membasmi gerakan yang p...