Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

63. Sejarah Merah Kelabu : Kemunculan Triumvirat PKI Pasca Pemberontakan PKI 1948

Kemunculan Triumvirat PKI (Aidit, Lukman, Njoto) Pasca kegagalan Pemberontakan PKI 1948, bukan berarti organisasi ini mati. Karena memang pemerintah tidak langsung membekukan PKI. Sebenarnya Hatta pernah mengusulkan agar PKI dibubarkan dan dilarang, tapi usul tersebut tidak disetujui. Pemberontakan berdarah PKI hingga dua kali, yaitu tahun 1926 dan 1948 tidak diambil pelajaran, bahwa PKI tidak bisa diberi ruang di bumi Indonesia. Bahwa ideologi komunis yg haus darah tidak bisa diberi ampun. Terbukti di tahun 1965 PKI melakukan pemberontakan yg ketiga kalinya. Pasca kematian Musso dan Amir Sjarifuddin, muncullah tokoh-tokoh muda PKI yg sangat militan. Mereka adalah Aidit, Lukman, Njoto. Trio PKI inilah yg memegang kendali penuh arah gerak partai.  Aidit berasal dari Belitung. Usianya masih sangat muda, tapi dia sangat cerdas dan militan. Dia menuliskan banyak buku sebagai pedoman komunisme di Indonesia. Aidit berjuang mengarahkan PKI sesuai "arah baru Musso". Aidit meneruskan ...